Title AKTIVITAS ANTIMIKROBA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK KAPANG ENDOFIT RANTING TANAMAN MERANTI MERAH (Shorea leprosula Miq.) SECARA IN VITRO
Edition
Call Number FM 2017/20
ISBN/ISSN
Author(s) Shirly Kumala - Personal Name
Nur Miftahurrohmah - Personal Name
Muhamad Rahman - Personal Name
Subject(s)
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Pancasila
Publishing Year 2020
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) MUHAMAD RAHMAN (2015210149)
(B) AKTIVITAS ANTIMIKROBA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK
KAPANG ENDOFIT RANTING TANAMAN MERANTI MERAH (Shorea
leprosula Miq.) SECARA IN VITRO
(C) xiii + 79 halaman; 8 tabel ; 4 gambar ; 19 lampiran
(D) Kata kunci: Kapang Endofit, Aktivitas Antimikroba, Metabolit Sekunder,
Ranting Meranti Merah (Shorea leprosula Miq.)
(E) Meranti Merah (Shorea leprosula Miq.) adalah tanaman yang diketahui
memiliki khasiat sebagai antimikroba. Kapang endofit yang hidup di dalam
jaringan tanaman diyakini dapat menghasilkan senyawa yang memiliki
khasiat yang sama dengan tumbuhan inangnya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengisolasi kapang endofit dari meranti merah (Shorea leprosula
Miq.) dan menguji aktivitas antimikroba dari metabolit sekunder isolat
kapang endofit. Isolasi kapang endofit dilakukan dengan metode tanam
langsung. Lima koloni kapang endofit berhasil diisolasi dari ranting meranti
merah yaitu SL.1.1, SL.2.2, SL.3.2, SL.4.2, dan SL.5.2. Dilakukan
fermentasi pada setiap isolat selama 12 hari. Supernatan hasil fermentasi
diekstraksi bertingkat dengan pelarut n-heksan, etil asetat, dan n-butanol.
Ekstrak kemudian dipekatkan dan diuji aktivitas antimikroba dengan dua
metode yaitu metode difusi cakram dan mikrodilusi. Ekstrak n-butanol isolat
kapang endofit ranting meranti merah mampu menghambat pertumbuhan
mikroba dengan nilai diameter daerah hambat yang terbesar adalah
dihasilkan oleh isolat SL.4.2 terhadap Staphylococcus aureus ATCC 6538
(9.33 mm) dan isolat SL.1.1 terhadap Escherichia coli ATCC 8739 (11.58
mm) dengan Konsentrasi Hambat Minimum sebesar 25% dan Konsentrasi
Bunuh Minimum sebesar 50%. Dapat disimpulkan bahwa isolat SL1.1
kapang endofit ranting meranti merah memiliki potensi menghambat
pertumbuhan mikroba patogen.
(F) Daftar Rujukan: 27 literatur (1988 – 2019 )
(G) Prof. Dr. Shirly kumala, M.Biomed., Apt.; Nur Miftahurrohmah, S.Si., M.Si.,
Apt.
(H) 2020
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous