Title UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK NANOPARTIKEL GELATIN EKSTRAK DAUN CANTIGI (VACCINIUM VARINGIAEFOLIUM MIQ.) TERHADAP SEL T-47D DENGAN ADANYA PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN
Edition
Call Number TF 1352/20
ISBN/ISSN
Author(s) Kosasih - Personal Name
Sari, Ayu Wisnu Lintang - Personal Name
Subject(s)
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Pancasila
Publishing Year
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) AYU WISNU LINTANG SARI
(B) UJI AKTIVITAS SITOTOSIK NANOPARTIKEL GELATIN EKSTRAK
DAUN CANTIGI (Vaccinium varingiaefolium Miq.) TERHADAP SEL T-
47D DENGAN ADANYA PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN
(C) xiv + 108 halaman; 15 tabel; 8 gambar; 31 lampiran
(D) Kata kunci : cantigi, nanopartikel, gelatin, T-47D, efisiensi penjerapan
(E) Cantigi (Vaccinium varingiaefolium Miq.) merupakan salah satu tumbuhan
yang dapat tumbuh di daerah pegunungan berkawah dan diketahui memiliki
aktivitas sitotoksik terhadap sel T-47D dengan IC50 sebesar 75,23 bpj. Tujuan
penelitian ini untuk membuat ekstrak daun cantigi menjadi bentuk
nanopartikel menggunakan gelatin sebagai pembawa, dan untuk melihat
pengaruh kecepatan pengadukan terhadap karakteristik nanopartikel dan
aktivitas sitotoksik terhadap sel T-47D. Daun cantigi dimaserasi menggunakan
n-heksan dan etil asetat yang selajutnya dikeringkan dengan vacum rotary
evaporator untuk mendapatkan ekstrak kering. Ekstrak etil asetat daun cantigi
di buat menjadi nanopartikel menggunakan metode desolvasi dengan
kecepatan pengadukan yang berbeda yaitu 500, 750, dan 1000 rpm. Dari
pembuatan nanopartikel daun cantigi diperoleh ukuran partikel pada formula I,
II, dan III sebesar 128,7, 104,1, dan 71,5 dengan indeks polidispersitas 0,293,
0,216 dan 0, 330. Nilai potensial zeta berturut-turut adalah 9,53, 13,33, dan
13,95 mV. Diperoleh morfologi nanopartikel gelatin adalah sferis. Aktivitas
sitotoksik nanopartikel gelatin daun cantigi pada formula I, II, dan III yaitu
18,765, 50,746, dan 126,603 bpj. Diperoleh %efisiensi penjerapan pada
formula I, II dan III sebesar 74,87%, 71,38%, dan 65,19%. Hasil analisis
statistika dengan metode ANOVA satu arah diperoleh p-value (0,000)
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous