Title Penetapan Parameter Farmakognosi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Dengan Peredaman DPPH Ekstrak Dari Bayam Merah
Edition
Call Number BF 1243
ISBN/ISSN
Author(s) Ningrum, Desi Tri Arista - Personal Name
Risma Marisi Tambunan - Personal Name
Subject(s) Biologi Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2011
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) DESI TRI ARISTA NINGRUM (2006210042)
(B) PENETAPAN PARAMETER FARMAKOGNOSI DAN UJI AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN DENGAN PEREDAMAN DPPH EKSTRAK DARI
BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.)
(C) x + 77 halaman; 2011; 10 tabel; 19 gambar; 7 lampiran.
(D) Kata kunci : Bayam merah (Amaranthus tricolor L.), parameter farmakognosi,
uji aktivitas antioksidan, DPPH.
(E) Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah bayam
merah (Amaranthus tricolor L.). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
spesifikasi bayam merah dari akar, batang, dan daun meliputi pemeriksaan
makroskopik, mikroskopik, parameter farmakognosi, serta penapisan fitokimia
dari serbuk dan ekstrak n-heksan, etil asetat, metanol, dan n-butanol.
Selanjutnya, dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan DPPH. Hasil
pemeriksaan parameter farmakognosi dari serbuk akar, batang, dan daun
diperoleh kadar abu total 18,57% ; 27,88% ; 20,14% , kadar abu tidak larut
asam 1,62% ; 2,34% ; 2,63%, kadar abu larut air 6,04% ; 15,12% ; 7,97%,
kadar sari larut air 28,97% ; 28,48% ; 27,81 %, kadar sari larut etanol 2,27 % ;
2,35 % ; 4,46 % , susut pengeringan 11,70 % ; 10,12%; 12,49 % , dan kadar air
9,73 % ; 9,59% ; 10,27 %. Hasil penapisan fitokimia terhadap serbuk, ekstrak
akar, batang, dan daun bayam merah menunjukkan adanya senyawa alkaloid,
flavonoid, saponin, tanin, steroid, kumarin, sedangkan golongan senyawa
kuinon hanya terdapat pada daun. Hasil uji aktivitas antioksidan akar dengan
DPPH menunjukkan nilai IC50 ekstrak n-heksan 296,00 bpj ; etil asetat
98,25 bpj ; metanol 85,79 bpj, dan ekstrak n-butanol 116,85 bpj. Pada batang,
nilai IC50 ekstrak n-heksan 238,59 bpj ; etil asetat 88,21 bpj ; metanol
76,54 bpj, dan ekstrak n-butanol 100,45 bpj. Sedangkan pada daun nilai IC₅₀
ekstrak n-heksan 248,53 bpj ; etil asetat 92,92 bpj ; metanol 81,13 bpj, dan
ekstrak n-butanol 104,42 bpj. Dengan demikian, ekstrak metanol batang bayam
merah menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 76,54 bpj,
sedangkan ekstrak n-heksan tidak mempunyai aktivitas sebagai antioksidan.
(F) Daftar rujukan : 28 buah (1966-2010)
(G) Dra. Risma Marisi Tambunan, M.Si, Apt.,
(H) 2011
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous