Title VALIDASI METODE SPEKTROFOTOMETRI CAHAYA TAMPAK UNTUK PENETAPAN KADAR VITAMIN C DALAM EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) DENGAN PENGERINGAN OVEN VAKUM, SPRAY DRYING DAN FREEZE DRYING
Edition
Call Number KF 1488
ISBN/ISSN
Author(s) WINDA TRI BUANADEWI - Personal Name
Novi Yantih - Personal Name
Subject(s) PERBANDINGAN KANDUNGAN VITAMIN C
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2015
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) WINDA TRI BUANADEWI
(B) PERBANDINGAN KANDUNGAN VITAMIN C DARI EKSTRAK
ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) DENGAN
PENGERINGAN OVEN VAKUM, SPRAY, DAN FREEZE DRYING
(C) xv + 94 halaman; 2015; 12 tabel; 13 gambar; 25 lampiran
(D) Kata kunci: srikaya, ekstrak etanol, vitamin C, spektrofotometri cahaya
tampak, oven vakum, spray drying dan freeze drying.
(E) Srikaya (Annona squamosa L.) merupakan tanaman perdu yang mudah
dibudidayakan dan daun srikaya diketahui memiliki khasiat sebagai
antioksidan, selain itu memiliki aktivitas antidiabetik, hepatoprotektif,
antitumor, dan anthelmintik sehingga sangat potensial dikembangkan sebagai
obat tradisional. Dalam rangka pengembangan daun srikaya sebagai sumber
antioksidan, diperlukan senyawa pemandu dalam standarisasi ekstraknya. Daun
srikaya mengandung vitamin C yang diketahui berkhasiat sebagai antioksidan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang teliti dan akurat untuk
penetapan kadar vitamin C dan mendapatkan teknik pengeringan yang dapat
menghasilkan ekstrak kering yang dapat mempertahankan kandungan vitamin
C secara optimum. Metode analisis vitamin C yang digunakan adalah
spektrofotometri cahaya tampak dengan menggunakan pereaksi kromogenik
2,4-dinitrofenilhidrazin dan teknik pengeringan yang digunakan adalah oven
vakum, spray drying dan freeze drying. Hasil penetapan kadar vitamin C dari
ekstrak etanol dalam daun srikaya yang telah dikeringkan dengan metode oven
vakum, spray drying dan freeze drying diperoleh kandungan rata-rata 1,40,
1,15 dan 2,00% dengan simpangan baku relatif (SBR) 0,00, 0,00 dan 0,54%.
Uji perolehan kembali 15% dan 30% dari ketiga ekstrak kering diperoleh hasil
rata-rata 99,96, 100,07 dan 99,95%. Adapun hasil uji t menunjukan t
hitung
lebih
kecil dari t
tabel
(2,262) pada (p)=0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa
metode spektrofotometri cahaya tampak adalah metode yang teliti dan akurat
untuk penetapan kadar vitamin C didalam eksrak kering daun srikaya, dan
teknik pengeringan freeze drying merupakan teknik pengeringan yang dapat
mempertahankan kandungan vitamin C paling baik.
(F) Daftar rujukan: 34 buah (1996-2014)
(G) Novi Yantih, S.Si., M.Si., Apt.
(H) 2015
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous