Title KARAKTERISASI SIFAT FISIKO KIMIA CHIP TULANG KANSELUS SAPI BALI (Bos sondaicus) YANG DIDEPROTEINASI DENGAN PEMANASAN
Edition
Call Number KF 1559
ISBN/ISSN
Author(s) Sistiani - Personal Name
Hindra Rahmawati - Personal Name
Basril Abbas - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Pancasila
Publishing Year 2016
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) SISTIANI (2012210252)
(B) KARAKTERISASI SIFAT FISIKO KIMIA CHIP TULANG KANSELUS SAPI BALI (Bos sondaicus) YANG DIDEPROTEINASI DENGAN PEMANASAN
(C) xiv + 74 Halaman ; 11 tabel; 14 gambar; 11 lampiran
(D) Kata kunci: tulang kanselus, graft tulang, hidroksiapatit (HA), xenograft, deproteinasi.
(E) Sapi Bali merupakan sapi lokal yang banyak terdapat di Indonesia. Berlimpahnya limbah tulang sapi membuka peluang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku dari graft tulang. Graft merupakan jaringan atau organ untuk implantasi atau transplantasi pada manusia. Graft tulang yang digunakan dapat berasal dari spesies lain, seperti tulang sapi (xenograft). Dalam tulang sapi terdapat sumber biomaterial yaitu hidroksiapatit yang bersifat biokompatibel dengan jaringan sekitar dan bersifat bioaktif yang dapat membentuk ikatan langsung dengan tulang. Untuk mendapatkan hidroksiapatit, tulang diproses dengan dideproteinasi, yaitu suatu proses untuk menghilangkan protein dan zat-zat organik. Pada penelitian ini deproteinasi dilakukan dengan pemanasan pada suhu 800, 900 dan 1000˚C selama tiga jam dengan menggunakan tanur. Hasil menunjukkan bahwa bobot tulang kanselus yang hilang berturut-turut 39,74%; 40,33% dan 40,81%. Karakterisasi terhadap chip tulang kanselus menggunakan metode Kjeldahl, Fourier Transform Infra Red Spectrophotometer (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), Hardness tester, X-Ray Diffraction (XRD), dan uji biodegradasi dalam larutan SBF (Simulated Body Fluid). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu pemanasan, semakin banyak zat organik yang hilang dan hidroksiapatit yang diperoleh semakin murni ditandai dengan terbentuknya kristal. Chip tulang kanselus memiliki sifat bioaktif dengan menurunnya % terdegradasi seiring dengan lamanya waktu perendaman dalam larutan SBF (Simulated Body Fluid) dan meningkatnya suhu pemanasan.
(F) Daftar rujukan: 30 buah (1990-2014)
(G) Dra. Hindra Rahmawati, M.Si., Apt. ; Ir. Basril Abbas
(H) 2016
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous