Title STUDI PROFIL KUALITATIF JAMU SAINTIFIK ANTIHIPERURISEMIA TERSETRIFIKASI UNTUK MENETAPKAN PARAMETER PENANDA
Edition
Call Number KF 1555
ISBN/ISSN
Author(s) Amalia, Sella - Personal Name
James M. Sinambela - Personal Name
Ujiatmi Dwi Marlupi - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Fakultas Farmasi Universitas Pancasila
Publishing Year 2016
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) SELLA AMALIA (2012210243)
(B) STUDI PROFIL KUALITATIF JAMU SAINTIFIK ANTIHIPERURISEMIA TERSETRIFIKASI UNTUK MENETAPKAN PARAMETER PENANDA
(C) x + 103 halaman; 14 tabel; 29 gambar; 15 lampiran.
(D) Kata kunci: Jamu saintifikasi, antihiperurisemia, analisis, KLT, Densitometri, KCKT.
(E) Saintifikasi jamu adalah penelitian yang dilakukan di sarana pelayanan kesehatan dalam rangka mendapatkan bukti ilmiah terkait keamanan dan kemanfaatan suatu komposisi jamu. Pada penelitian ini dilakukan analisis komposisi dari jamu saintifik antihiperurisemia, yaitu pada daun tempuyung dan daun kepel sebagai penghambat xantin oksidase yang berperan dalam pembentukan asam urat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan profil ekstrak jamu saintifik antihiperurisemia, ekstrak daun kepel, dan ekstrak daun tempuyung untuk menetapkan parameter mutu jamu secara kualitatif. Metode analisis profil kualitatif yang digunakan adalah KLT, densitometri, dan KCKT-MS. Dari hasil analisis profil KLT-densitometri ekstrak jamu saintifik antihiperurisemia, daun kepel dan daun tempuyung didapatkan kromatogram dengan nilai Rf 0,72 dan 0,95. Dari hasil analisis profil dengan KCKT-MS diperoleh waktu retensi 8,37; 13,25; dan 14,27 dengan bobot molekul 371,99; 354,01; dan 355,99 untuk daun kepel, sementara untuk daun tempuyung waktu retensinya 17,93 dengan bobot molekul 311,98. Nilai Rf dan waktu retensi daun kepel dan daun tempuyung yang diperoleh dari hasil analisis menunjukkan kemiripan profil secara kualitatif dengan profil jamu saintifik antihiperurisemia. Dengan demikian, profil daun kepel dan daun tempuyung dapat digunakan sebagai metode acuan konsitensi dari komposisi jamu saintifik antihiperurisemia.
(F) Daftar rujukan: 30 buah (1985 - 2014)
(G) Dr.rer.nat. James M. Sinambela, Apt.
Ujiatmi Dwi Marlupi, S.Si., M.Si.
(H) 2016
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous