Title PELEPASAN KLINDAMISIN HCl DARI SCAFFOLD KOMPOSIT BIOHIDROKSIAPATIT-CMC-KITOSAN DENGAN IRADIASI
Edition
Call Number KF 1644
ISBN/ISSN
Author(s) Faridah - Personal Name
Basril Abbas - Personal Name
VIDIA, AIEN NOOR - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) AIEN NOOR VIDIA (2013210009)
(B) PELEPASAN KLINDAMISIN HCl DARI SCAFFOLD KOMPOSIT BIOHIDROKSIAPATIT-CMC-KITOSAN DENGAN IRADIASI
(C) xiv + 59 halaman; 11 tabel; 25 gambar; 13 lampiran
(D) Kata kunci : Scaffold, biohidroksiapatit, CMC, kitosan, klindamisin HCl, radiasi gamma, pelepasan obat.
(E) Scaffold merupakan struktur tiga dimensi yang digunakan sebagai media penyangga sementara untuk mendukung proses perbaikan suatu jaringan baru yang dapat diaplikasikan sebagai matriks pelepasan obat. Pada penelitian ini dilakukan proses sintesis scaffold menggunakan bahan bioHA, CMC, kitosan dengan komposisi 2;1;1 (g) yang diambil dari hasil optimasi terbaik kemudian ditambahkan klindamisin HCl dalam komposit tersebut dengan dosis 60, 120, 180 mg yang diambil dari hasil pendekatan dosis klindamisin HCl 150-300 mg tiap 6 jam. Masing-masing campuran dicetak sebagai scaffold ke dalam well (25 lubang) yang selanjutnya diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 15 dan 25 kGy. Selanjutnya dilakukan uji pelepasan klindamisin HCl dalam phosphate buffer saline (PBS) pH 7,4 dengan metode spektrofotometri ultraviolet-visible (UV-Vis). Scaffold yang telah diiradiasi dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Scaning Electron Microscope (SEM). Hasil pengukuran pelepasan obat menunjukkan dengan meningkatnya dosis radiasi (15-25 kGy) pada dosis obat tetap, persentase pelepasan klindamisin HCl meningkat dari 43,71% hingga 59,92%, dan dengan meningkatnya dosis obat (60-180 mg) pada dosis radiasi tetap, persentase pelepasan klindamisin HCl menurun dari 43,71% hingga 35,88%. Hasil dari pengujian SEM menyatakan berhasil didapatkannya scaffold dengan sifat porus. Spektrum FTIR menunjukkan iradiasi tidak memberikan efek terhadap gugus fungsi melainkan terjadi pergesaran bilangan gelombang antara bioHA, CMC, kitosan dan klindamisin HCl. Scaffold komposit bioHA-CMC-kitosan dapat digunakan sebagai matriks pelepasan obat.
(F) Daftar rujukan : 35 buah (2001-2017)
(G) Dra. Faridah. M.Si., Apt.; Ir.Basril Abbas.
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous