Title ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JENIS SENYAWA FLAVONOID DALAM FASE n-BUTANOL DARI EKSTRAK METANOL DAUN BUNGUR (Lagerstroemia speciosa Pers.)
Edition
Call Number BF 1823
ISBN/ISSN
Author(s) PRIYONO, SARASWATI RAMADHANI - Personal Name
Ratna Djamil - Personal Name
Subject(s) ANALISA SENYAWA FLAVONOID DALAM FASE n-BUTANOL
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) SARASWATI RAMADHANI PRIYONO
(B) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JENIS SENYAWA FLAVONOID DALAM FASE n-BUTANOL DARI EKSTRAK METANOL DAUN BUNGUR (Lagerstroemia speciosa Pers.)
(C) xi + 70 halaman; 2017; 15 tabel; 19 gambar; 6 lampiran
(D) Kata kunci : Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.), flavonoid, fase n-butanol, spektrofotometri ultraviolet-cahaya tampak, pereaksi geser.
(E) Daun bungur merupakan salah satu bagian dari tanaman bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.), suku Lythraceae yang tumbuh di Indonesia. Daun bungur mengandung senyawa kimia seperti flavonoid dan dimanfaatkan dalam bidang kesehatan sebagai obat kencing batu, kencing manis dan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui jenis senyawa flavonoid dari fase n-butanol daun bungur. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan dan penyediaan bahan, penapisan fitokimia, pemeriksaan pendahuluan senyawa flavonoid, isolasi golongan senyawa flavonoid dan identifikasi isolat menggunakan metode spektrofotometri-cahaya tampak. Hasil pemeriksaan penapisan fitokimia diketahui dalam serbuk simplisia daun bungur menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin, tanin galat, steroid dan triterpenoid. Hasil isolat senyawa flavonoid diidentifikasi menggunakan spektrofotometer ultraviolet-cahaya tampak, dalam isolat n-butanol pada pita ke-3 (NB III) diduga senyawa flavonol atau 3,6,7,8-tetrahidroksi-2-(4-hidroksifenil)-4H-kromen-4-on. Isolat n-butanol pada pita ke-4 (NB IV) diduga senyawa flavonol atau 3,6,7,8-tetrahidroksi-2-(4-hidroksifenil)-4H-kromen-4-on. Isolat n-butanol pada pita ke-5 (NB V) diduga senyawa flavonol atau 2-(3,4-dihidroksifenil)-3,5,7,8-tetrahidroksi-6-(3-metilbut-2-enil)-4H-kromen-4-on. Isolat n-butanol pada pita ke-6 (NB VI) diduga senyawa khalkon atau (E)-3-(4-metoksifenil)-1-(2,3,4,5-tetrahidroksifenil)prop-2-en-1-one. Isolat n-butanol pada pita ke-7 (NB VII) diduga senyawa khalkon atau (E)-3-(4-hidroksifenil)-1-(2,4,5-trihidroksi-3-metoksifenil)prop-2-en-1-one. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fase n-butanol dari ekstrak metanol daun bungur mengandung senyawa flavonoid yang berjenis flavonol dan khalkon.
(F) Daftar Pustaka : 17 Buah (1966 – 2015)
(G) Dr. Ratna Djamil, M.Si., Apt
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous