Title ANALISIS DAMPAK KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) TERHADAP OUTCOME KLINIS DI PUSKESMAS JAKARTA TIMUR PERIODE JANUARI - DESEMBER 2015
Edition
Call Number TF 1224
ISBN/ISSN
Author(s) SARI, ASTRID KARTIKA - Personal Name
Yusi Anggriani - Personal Name
Subject(s) Diabetes
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) ASTRID KARTIKA SARI (2012210043)
(B) ANALISIS DAMPAK KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) TERHADAP OUTCOME KLINIS DI PUSKESMAS JAKARTA TIMUR PERIODE JANUARI - DESEMBER 2015
(C) xvi + 73 halaman; 15 tabel; 13 gambar; 25 lampiran.
(D) Kata kunci: Diabetes Melitus, Prolanis, Kepatuhan, Outcome Klinis.
(E) Kadar gula darah penderita diabetes melitus sangat ditentukan oleh kepatuhan terhadap pilar penatalaksanaan diabetes melitus. Hal ini difasilitasi pemerintah melalui Prolanis yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak kepatuhan pasien diabetes melitus tipe 2 terhadap outcome klinis di Puskesmas Jakarta Timur. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari rekam medik dan data kehadiran pasien dengan menggunakan teknik total sampling serta dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan kontrol pasien dengan outcome klinis (p=0,000) dengan jumlah pasien Prolanis yang patuh sebanyak 137 pasien sedangkan pada pasien non Prolanis sebanyak 87 pasien. Perbandingan outcome klinis pasien Prolanis dengan non Prolanis dengan didapatkan hasil p=0,000 pada pemeriksaan GDP dan p=0,036 pada pemeriksaan GDPP yang berarti terdapat perbedaan outcome klinis antara pasien Prolanis dengan non Prolanis. Perbedaan outcome klinis pasien Prolanis dan non Prolanis antar Puskesmas didapatkan hasil p=0,365 pada pemeriksaan GDP dan p=0,263 pada pemeriksaan GDPP yang berarti ada perbedaan outcome klinis antar Puskesmas sedangkan untuk non Prolanis didapatkan hasil p=0,026 pada pemeriksaan GDP dan p=0,017 pada pemeriksaan GDPP yang berarti ada perbedaan outcome antar Puskesmas.
(F) Daftar rujukan: 35 rujukan (1992-2016).
(G) Dr. Yusi Anggriani, M.Kes, Apt
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous