Title PENGARUH VARIASI PELARUT TERHADAP PROFIL DAN KADAR ASAM KLOROGENAT DALAM BIJI KOPI (Coffea canephora ex.A.Froehner) TUA DAN MUDA SECARA KLT-DENSITOMETRI DAN KEMOMETRIK
Edition
Call Number KF 1693/18
ISBN/ISSN
Author(s) RIZKA PUTRIANI - Personal Name
Faridah - Personal Name
Mohamad Rafi - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) RIZKA PUTRIANI (2013210216)
(B) PENGARUH VARIASI PELARUT TERHADAP PROFIL DAN KADAR
ASAM KLOROGENAT DALAM BIJI KOPI (Coffea canephora ex.A.
Froehner) TUA DAN MUDA SECARA KLT-DENSITOMETRI DAN
KEMOMETRIK
(C) XV + 121 halaman; 25 tabel; 15 gambar; 19 lampiran
(D) Kata kunci : Profil ekstrak, Kadar asam klorogenat, Biji Kopi (Coffea
Canephora), KLT-Densitometri, Kemometrik
(E) Kopi (Coffea canephora) merupakan salah satu minuman yang dikonsumsi
sebagian masyarakat di seluruh dunia. Biji kopi yang sedang berkembang
penggunaanya yaitu biji kopi hijau (Green coffee bean), biji kopi hijau
merupakan biji kopi dari buah kopi muda berwarna hijau dan belum
melewati proses penyangraian. Penggunaan kopi hijau diduga memiliki
manfaat sebagai anti obesitas yang kini dikembangkan dalam bentuk
suplemen. Salah satu komponen senyawa aktif yang memberikan efek
penurun berat badan adalah asam klorogenat. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui pengaruh variasi pelarut pengekstrak terhadap kadar asam
klorogenat yang ada dalam biji kopi dengan tingkat kematangan yang
berbeda. Ekstraksi biji kopi dilakukan secara sonikasi dan dikeringkan
sampai didapatkan ekstrak kering, ditetapkan kadar dan profil ekstraknya
secara KLT-Densitometri. Analisis profil KLT dilakukan secara
kemometrik, untuk melihat profil ekstrak berdasarkan perbedaan
konsentrasi pelarut pengekstraknya. Dari hasil penelitian diperoleh kadar
asam klorogenat tertinggi pada ekstrak kering biji kopi muda dengan pelarut
etanol 70% sebesar 10,93% - 15,47% dan pada analisis profil secara
kemometrik tidak terlihat pengelompokan yang baik pada panjang
gelombang 254 nm. Analisis kemometrik baru dapat membedakan ekstrak
etanol 99,9% pada panjang gelombang 366 nm.
(F) Daftar tujukan : 37 buah (1991-2016)
(G) Dra. Faridah, M.Si.,Apt ; Dr. Mohamad Rafi,M.Si
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous