Title EFEK PEMBERIAN DOSIS BERULANG DAN DOSIS TUNGGAL GRANUL EKSTRAK ETANOL 70% BUAH PARE (Momordica charantia L.) PADA MENCIT YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei
Edition
Call Number FM 1849/18
ISBN/ISSN
Author(s) Syamsudin - Personal Name
GUSTI AYU AGUNG RIKA MULYASARI - Personal Name
Subject(s) Farmakologi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) GUSTI AYU AGUNG RIKA MULYASARI (2013210096)
(B) EFEK PEMBERIAN DOSIS BERULANG DAN DOSIS TUNGGAL GRANUL EKSTRAK ETANOL 70% BUAH PARE (Momordica charantia L.) PADA MENCIT YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei
(C) xiii + 64 halaman; 5 tabel; 5 gambar; 11 lampiran
(D) Kata kunci : granul ekstrak etanol 70% buah pare, antiplasmodium, Plasmodium berghei, dosis tunggal, dosis berulang, 4 days-supressive test, ED50.
(E) Eksplorasi tanaman obat merupakan salah satu strategi penting dalam penemuan obat antimalaria. (Momordica charantia L.), merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat bahan alam untuk antimalaria yang mengandung senyawa alkaloid yang telah diketahui memiliki aktivitas antimalaria. Malaria merupakan penyakit yang menyerang sel darah merah disebabkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit Plasmodium sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai dosis efektif (ED50) dari aktivitas antimalaria pada buah pare. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas antimalaria dari granul ekstrak etanol 70% buah pare pada mencit yang terinfeksi Plasmodium berghei. Ekstrak etanol diberikan per oral pada dosis berulang (dua kali sehari) dan dosis tunggal (satu kali sehari). Penelitian ini dilakukan secara in vivo menggunakan metode “4 days-supressive test” menggunakan klorokuin sebagai control positif. Dosis yang diberikan yaitu 30 mg/kg BB, 90 mg/kg BB, dan 270 mg/kg BB. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ED50 granul ekstrak buah pare dosis berulang sebesar 38,01mg/kg BB, dapat menghambat pertumbuhan parasit lebih tinggi dari pada dosis tunggal, yaitu sebesar 76,038 mg/kg BB.
(F) Daftar Rujukan : 30 buah (1988-2016)
(G) Prof. Dr. Syamsudin, M. Biomed., Apt.
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous