Title PENGARUH PENGOLAHAN REBUS DAN KUKUS TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 70% PADA JAGUNG MANIS (Zea mays L.) DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH
Edition
Call Number KF 1699/18
ISBN/ISSN
Author(s) NOPIANA PUTRI - Personal Name
Setyorini Sugiastuti - Personal Name
Subject(s) AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) NOPIANA PUTRI (2031210167)
(B) PENGARUH PENGOLAHAN REBUS DAN KUKUS TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 70% PADA JAGUNG MANIS (Zea mays L.) DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS DPPH
(C) xiii + 116 halaman; 7 tabel; 7 gambar; 68 lampiran
(D) Kata kunci : Proses pengolahan, antioksidan, jagung manis (Zea mays L.)
(E) Jagung manis adalah salah satu tanaman pangan yang sering di konsumsi di Indonesia yang mengandung senyawa bersifat antioksidan seperti Vitamin A, B, C dan E, serta zat warna utama terdiri dari betakaroten, lutein dan zeaxantin yang telah diketahui memiliki kemampuan dalam menurunkan resiko penyakit degenerativ. Proses pengolahan seperti direbus dan dikukus dengan perbedaan waktu dapat mempengaruhi kandungan kimia dari tanaman yang diolah khususnya yang bersifat antioksidan. Berdasarkan hasil penapisan fitokimia diketahui bahwa jagung manis mengandung senyawa kimia flavonoid, saponin, steroid/triterpenoid dan kumarin. Pengaruh waktu pengolahan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% pada jagung manis (Zea mays L.) diuji dengan metode peredaman radikal bebas 1,1-difenil-2-pikrihidrazil (DPPH) secara spetrofotometri. Sebagai kontrol positif digunakan vitamin C yang memiliki IC50 sebesar 2,5 μg/mL. Hasil IC50 ekstrak jagung manis mentah, rebus dan kukus selama 10, 15 dan 20 menit adalah 110,4 μg/mL; 131,1 μg/mL; 134,5 μg/mL; 138,3 μg/mL; 118,1 μg/mL; 125,4 μg/mL; 129.0 μg/mL termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sedang. Ekstrak jagung manis memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan ekstrak jagung manis rebus dan kukus dengan waktu yang berbeda-beda. Hasil uji statistik dengan menggunakan Anova satu arah menunjukkan terdapat perbedaan aktivitas antioksidan yang bermakna pada ekstrak jagung manis mentah, ekstrak jagung manis rebus dan kukus selama 10,15 dan 20 menit.
(F) Daftar pustaka : 27 buah (1995-2016)
(G) Dra.Setyorini Sugiastuti, M.Si.,Apt
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous