Title UJI TOKSISITAS EMPAT MACAM EKSTRAK DAUN TUJUH JARUM (Pereskia grandifolia Haw.) MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)
Edition
Call Number BF 1853/1B
ISBN/ISSN
Author(s) ROMMY BAYU TIRTA - Personal Name
Sudjaswadi Wiryowidagdo - Personal Name
Subject(s) Biologi Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) ROMMY BAYU TIRTA (2013210218)
(B) UJI TOKSISITAS EMPAT MACAM EKSTRAK DAUN TUJUH JARUM (Pereskia grandifolia Haw.) MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)
(C) xiv + 84 Halaman ; 7 tabel; 4 gambar; 13 lampiran
(D) Kata kunci: Toksisitas, Pereskia grandifolia, partisi, BSLT, Artemia salina Leach,
kanker, ekstrak.
(E) Kanker merupakan penyakit kedua terbesar di dunia setelah penyakit kardiovaskuler yang menyebabkan kematian pada manusia. Pereskia grandifolia (Cactaceae) atau biasa dikenal sebagai tanaman Daun Tujuh Jarum secara empirik digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti diabetes, hipertensi, antikanker, antitumor, antiinflamasi, dan antirematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas terhadap larva udang Artemia salina Leach serta menentukan nilai LC50 dari ekstrak yang paling aktif dari tanaman Daun Tujuh Jarum dengan metode BSLT dan menentukan profil kromatogramnya. Ekstraksi dilakukan secara digesti menggunakan pelarut etanol 96%, ekstrak yang diperoleh dipartisi bertingkat dengan tingkat kepolaran yang berbeda, yaitu menggunakan n-heksana, etil asetat, dan n-butanol. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai LC50 ekstrak etanol 96% sebesar 56,5 μg/mL, ekstrak n-heksana sebesar 46,9 μg/mL, ekstrak etil asetat sebesar 12,9 μg/mL, dan ekstrak n-butanol sebesar 145,5 μg/mL. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat Daun Tujuh Jarum dinyatakan paling aktif dan sangat toksik terhadap larva udang Artemia salina Leach dengan nilai LC50 < 30 μg/mL dan mempunyai potensi sitotoksik. Hasil analisis dengan KLT, diperoleh lima bercak dengan nilai Rf ekstrak etil asetat menggunakan baku pembanding kinin dan menggunakkan fase gerak kloroform-metanol (90 : 10) dengan 10 tetes amonia berturut-turut adalah 0,14; 0,38; 0,54; 0,71; 0,88.
(F) Daftar rujukan: 28 buah (1966-2014)
(G) Drs. Sudjaswadi Wiryowidagdo, Apt.
(H) 2017
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous