Title PENGEMBANGAN PRODUK SEDIAAN GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricita L.) DENGAN EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorhiza Roxb.) SEBAGAI ANTI BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis)
Edition
Call Number TS 0267/18
ISBN/ISSN
Author(s) CHRISTEL NATANIEL SAMBOU - Personal Name
Agung Eru Wibowo - Personal Name
Shelly Taurhesia - Personal Name
Subject(s)
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Magister Ilmu Kefarmasian-Universitas Pancasila
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
Jerawat adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah berkembangnya bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk sediaan gel dari kombinasi ekstrak yang efektif sebagai anti jerawat terhadap bakteri P. Acnes dan S.epidermidis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Daun sirsak dan rimpang temulawak di ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian dilakukan uji anti bakteri P. Acnes dan S.epidermidis untuk mendapatkan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Nilai KHM ekstrak daun sirsak dan ekstrak rimpang temulawak untuk bakteri P. Acnes dan S.epidermidis berturut-turut adalah 3% b/v dan 1% b/v. Hasil uji anti bakteri sediaan di peroleh rataan diameter zona bunuh/zona bening bakteri (radical zone) dengan 3 kali pengulangan untuk Gel ekstrak etanol rimpang temulawak konsentrasi 1% b/v pada bakteri P. Acnes dan S.epidermidis (3,33 mm dan 2,67 mm), ekstrak etanol daun sirsak konsentrasi 3% b/v (1,33 mm dan 1,67 mm), kombinasi konsentrasi ekstrak rimpang temulawak dan ekstrak daun sirsak 3:1% b/v (2 mm dan 2,67 mm), kombinasi konsentrasi 1,5:1% b/v (1,67 mm dan 1,63 mm), kombinasi konsentrasi 4,5:1% b/v (3,67 mm dan 3,63 mm). Hasil uji tersebut bersifat antagonis karena pada gel kombinasi kedua ekstrak dengan konsentrasi yang sama dengan ekstrak tunggal tidak memberikan zona bunuh yang lebih baik dari sediaan gel ekstrak tunggalnya. Sediaan gel kombinasi 3 memiliki zona bunuh lebih besar dari gel ekstrak tunggal tetapi tidak secara signifikan.
Kata kunci : Daun sirsak, rimpang temulawak, Propionibacterium acne,
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous