Title FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL 70% BUAH CANTIGI (Vaccinum varingiaefolium Miq.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
Edition
Call Number TF 1249/18
ISBN/ISSN
Author(s) AKMAL RHIZQI PURNOMO - Personal Name
Kosasih - Personal Name
Subject(s) FORMULA KRIM
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) AKMAL RHIZQI PURNOMO (2014210010)
(B) FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL 70% BUAH CANTIGI (Vaccinum varingiaefolium Miq.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
(C) xvii + 134 halaman + 17 gambar + 27 tabel + 18 lampiran
(D) Kata kunci : buah Cantigi, Vaccinum varingiaefolium, Antioksidan
(E) Tumbuhan Cantigi (Vaccinum varingiaefolium Miq.) merupakan spesies dari salah satu genus vaccinum. Ekstrak buah Cantigi diduga kuat memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim ekstrak buah Cantgi dan mengetahui aktivitas antioksidannya. Buah Cantigi dihaluskan kemudian diekstraksi menggunakan etanol 70% yang diasamkan dengan HCl 1% sampai dengan pH 2. Ekstrak dikeringkan dengan metode freeze drying. Ekstrak kering buah cantigi diuji aktivitasnya dengan metode DPPH. Setelah didapatkan nilai IC50, ekstrak buah Cantigi diformulasikan menjadi sediaan krim dengan dosis 50xIC50, 100xIC50, dan 150xIC50. Sediaan dievaluasi organoleptik, tipe krim, homogenitas, viskositas, sifat alir, ukuran globul, daya sebar, sentrifugasi, dan aktivitasnya. Formula terbaik ditentukan dengan melihat hasil evaluasi mutu fisik dan kimia sediaan krim. Formula terbaik kemudian diuji stabilitasnya dengan cara disimpan pada suhu 40°C selama 1 bulan. Hasil penelitian menunjukan IC50 Ekstrak kering buah cantigi sebesar 34,11 bpj. Uji mutu fisik dan kimia didapatkan hasil berturut-turut, organoleptik ; berwarna coklat, viskositas ; 6880, 6560, 5040 cps, sifat alir ; tiksotropik plastis, dan IC50 ; 112,15, 103,81, 84,76 bpj. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa ekstrak kering buah Cantigi tidak dapat diformulasikan menjadi sediaan krim antioksidan yang stabil dikarenakan terjadi perubahan warna dan penurunan nilai viskositas.
(F) Daftar Rujukan : 25 (1994 – 2016)
(G) Drs. Kosasih, M.Sc., Apt
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous