Title UJI EFEK HAMBATAN PEMBENTUKAN Advanced Glycation End Products (AGEs) OLEH GRANUL MINUMAN FUNGSIONAL KOMBINASI EKSTRAK DAUN TIN (Ficus carica L.) DAN EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Rosc.)
Edition
Call Number FM 1869/18
ISBN/ISSN
Author(s) FEBI MULYASEVA - Personal Name
Syamsudin - Personal Name
Subject(s) Farmakologi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) FEBI MULYASEVA (2014210088)
(B) UJI EFEK HAMBATAN PEMBENTUKAN Advanced Glycation End Products (AGEs) OLEH GRANUL MINUMAN FUNGSIONAL KOMBINASI EKSTRAK DAUN TIN (Ficus carica L.) DAN EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Rosc.)
(C) xiii + 66 halaman; 5 tabel; 4 gambar; 12 lampiran
(D) Kata kunci : daun tin (Ficus carica L.), rimpang jahe merah (Zingiber officinale Rosc.), Advanced Glycation End Products (AGEs)
(E) Advanced Glycation End Products (AGEs) adalah senyawa hasil dari reaksi glikasi yang berperan dalam proses penuaan dan komplikasi diabetes yang reaksinya dapat dihambat dengan senyawa antioksidan. Kandungan flavonoid pada daun Tin dan senyawa fenol pada rimpang Jahe Merah diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek hambatan pembentukan AGEs granul minuman fungsional kombinasi ekstrak daun tin (Ficus carica L.) dan ekstrak rimpang jahe merah (Zingiber officinale Rosc.) dengan metode Bovine Serum Albumin (BSA)-Glukosa Fruktosa dan Kolagen tipe I-Glukosa Fruktosa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan protein yang berbeda yaitu BSA dan kolagen tipe I kemudian direaksikan dengan glukosa fruktosa pada konsentrasi tinggi. Larutan diinkubasi pada suhu 37oC selama 7 hari pada metode BSA dan 10 hari pada metode kolagen tipe I. Dihitung % inhibisinya berdasarkan hasil pengukuran serapan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 278,6 nm untuk metode BSA dan 280 nm pada metode Kolagen tipe I untuk menentukan nilai IC50 dari granul minuman fungsional dalam menghambat pembentukan senyawa AGEs. Hasil penelitian menunjukkan pada metode BSA, granul minuman fungsional kombinasi menunjukkan nilai IC50 sebesar 478,3381 μg/mL ± 12,85 dan 297,5277 μg/mL ± 11,90 pada kontrol positif. Pada metode kolagen tipe I, granul minuman fungsional menunjukkan nilai IC50 sebesar 288,9360 μg/mL ± 11,42 dan 183,4184 μg/mL ± 7,78 pada kontrol positif. Ini menunjukkan bahwa granul minuman fungsional kombinasi memiliki efek hambatan terhadap pembentukan AGEs namun tidak sekuat pada kelompok kontrol positif (kuersetin).
(F) Jumlah rujukan : 47 buah (1989-2018)
(G) Prof. Dr. Syamsudin., M.Biomed., Apt
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous