Title ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA BERDASARKAN PANDUAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL 96% BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.)
Edition
Call Number KF 1723/18
ISBN/ISSN
Author(s) RIKA DAMAYANTI - Personal Name
Partomuan Simanjuntak - Personal Name
Eris Septiana - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) RIKA DAMAYANTI (2014210181)
(B) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA BERDASARKAN PANDUAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL 96% BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.)
(C) xiv + 84 halaman; 6 tabel; 22 gambar; 13 lampiran
(D) Kata kunci : biji alpukat, Persea americana Mill., Lauraceae, isolasi, identifikasi struktur, antioksidan, DPPH
(E) Alpukat (Persea americana Mill.) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia. Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan daging buahnya saja untuk dikonsumsi, kemudian bagian bijinya dibuang. Berdasarkan penelitian sebelumnya, biji alpukat berkhasiat sebagai antioksidan, antidiabetes, antikolesterol, dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak n-heksana, etil asetat, etanol 96%, dan air biji alpukat, serta mengisolasi, dan mengidentifikasi struktur senyawa aktif antioksidan. Ekstraksi dilakukan secara bertingkat menggunakan pelarut dari yang non polar yaitu n-heksana, etil asetat, etanol 96%, dan air. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas menggunakan reagen DPPH, sementara penentuan struktur kimia senyawa aktif antioksidan dengan metode spektrofotometri UV-Vis, FT-IR, dan KG-SM. Hasil pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai inhibisi 93,82%, kemudian pada tahap isolasi diperoleh isolat EtOH.4.3.1 yang merupakan isolat teraktif dengan IC50 sebesar 23,09 μg/mL. Hasil identifikasi isolat EtOH.4.3.1 berdasarkan data spektrofotometri UV-Vis, FT-IR, dan KG-SM menunjukkan panjang gelombang maksimum 210 nm, memiliki gugus C-O, C-H alkana, C-H alkena, dan Qual tertinggi sebesar 93% dengan senyawa 2-etilheksil-4-metoksisinamat. Dengan demikian ekstrak etanol 96% biji alpukat mengandung senyawa yang diduga 2-etilheksil-4-metoksisinamat.
(F) Daftar Pustaka : 34 buah (1978-2018)
(G) Prof. (ris) Dr. Partomuan Simanjuntak, M. Sc. ; Eris Septiana, S.Si., M.Si.
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous