Title IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETIL ASETAT HASIL FERMENTASI BAKTERI X2-10 DENGAN KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP Pseudomonas aeruginosa
Edition
Call Number FM 1875/18
ISBN/ISSN
Author(s) HANA CHAIRUNNISA - Personal Name
Syamsudin - Personal Name
Partomuan Simanjuntak - Personal Name
Subject(s) Farmakologi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) HANA CHAIRUNNISA (2014210103)
(B) IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETIL ASETAT HASIL FERMENTASI BAKTERI X2-10 DENGAN KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP Pseudomonas aeruginosa
(C) xiii + 52 halaman; 4 tabel; 11 gambar; 8 lampiran
(D) Kata Kunci : Isolat X2-10, Xestospongia testudinaria, antibakteri,
bioautografi, metode difusi cakram.
(E) Isolat X2-10 merupakan bakteri endofit hasil isolasi dari Xestospongia testudinaria asal Pantai Pasir Putih, Jawa Timur. Crude hasil fermentasi cair isolat bakteri X2-10 diketahui memiliki aktivitas antibakteri yang sebanding dengan kloramfenikol. Penelitian ini bertujuan untuk melanjutkan uji aktivitas antibakteri dan identifikasi senyawa hasil pemisahan ekstrak etil asetat dengan kromatografi kolom. Ekstrak etil asetat diperoleh dengan metode partisi supernatan hasil fermentasi cair bakteri X2-10. Ekstrak etil asetat dilakukan pemisahan dengan kromatografi kolom menghasilkan tiga fraksi. Ketiga fraksi hasil kromatografi kolom tersebut diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dan menghasilkan nilai rata-rata diameter hambatan berurut-turut berturut-turut 11.3 ± 0.2828 mm (fraksi I), 13.6 ± 0,6717 mm (fraksi II), dan 16.2 ± 0,1414 mm (fraksi III) terhadap Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Fraksi III dengan luas daerah hambat terbesar dilanjutkan uji kromatografi lapis tipis (KLT) secara bioautografi, didapatkan nilai Rf yang memiliki daya hambat terhadap bakteri uji sebesar 0.45. Fraksi III memiliki nilai KBM dan KHM sebesar 250 μg/mL. Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis, spektrofotometri Fourier Transform Infra Red (FTIR), dan kromatografi gas-spektroskopi massa (KG-SM) diduga senyawa yang aktif sebagai antibakteri dalam fraksi III adalah asam oktadekanoat. Asam oktadekanoat diduga memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa.
(F) Daftar pustaka : 52 buah (1971-2017)
(G) Prof. Dr. Syamsudin, M. Biomed., Apt.
Prof. (ris). Dr. Partomuan Simanjuntak, M.Sc.
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous