Title DETEKSI CEPAT Bacillus anthracis DALAM MEDIA BRAIN HEART INFUSION (BHI) BROTH DENGAN METODE MULTIPLEX POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)
Edition
Call Number FM 1883/18
ISBN/ISSN
Author(s) ASTRI JALA DARA - Personal Name
Darmono - Personal Name
Rahmat Setya Adji - Personal Name
Subject(s) Teknologi Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) ASTRI JALA DARA (2014210025)
(B) DETEKSI CEPAT Bacillus anthracis DALAM MEDIA BRAIN HEART INFUSION (BHI) BROTH DENGAN METODE MULTIPLEX POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)
(C) xvii + 84 halaman; 4 tabel; 15 gambar; 8 lampiran
(D) Kata kunci : Bacillus anthracis, antraks, BHI broth, multiplex Polymerase Chain Reaction (PCR)
(E) Bacillus anthracis adalah bakteri pembentuk spora, bersifat Gram positif, aerob, non-motil, berbentuk batang dan merupakan agen etiologi penyakit antraks. Penyakit antraks merupakan penyakit infeksi akut yang bersifat zoonosis dan dapat berakibat sangat fatal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi secara cepat B. anthracis yang sebelumnya diinokulasikan ke dalam media broth menggunakan metode multiplex PCR. Sampel yang sengaja diberikan B. anthracis dibuat dalam satu seri pengenceran larutan PBS pH 7,4 dengan konsentrasi 100 – 105 CFU/mL, masing-masing pengenceran diinokulasikan ke dalam media BHI broth yang berfungsi sebagai media untuk mempercepat proses germinasi spora. Inkubasi dilakukan dalam water bath suhu 39˚C selama 1, 3, dan 6 jam. Setelah proses germinasi terjadi, selanjutnya dilakukan ekstraksi DNA dan amplifikasi DNA dengan alat PCR menggunakan primer yang spesifik. Perlakuan yang sama juga diberikan terhadap sampel B. anthracis dalam PBS pH 7,4 namun tanpa proses inkubasi. Hasil perbanyakan DNA dianalisis dengan menggunakan elektroforesis sehingga target berupa pita dapat tervisualisasikan. Hasil uji multiplex PCR menunjukkan pita DNA B. anthracis terlihat pada sampel B. anthracis dalam BHI broth yang diinkubasi selama 6 jam pada konsentrasi 103, 104, dan 105 CFU/mL sesuai dengan primer yang digunakan. Pita DNA teridentifikasi berdasarkan ukuran pita yang sesuai dengan gen target masing-masing, yaitu plasmid pXO1 yang mengkodekan faktor toksin letal (Lef) sepanjang 385 bp, serta penanda umum genus kromosom Bacillus (Ba) sepanjang 152 bp. Media BHI broth mampu untuk mempercepat proses germinasi spora B. anthracis dibandingkan dengan media blood agar yang terdeteksi dengan waktu yang lebih cepat menggunakan metode multiplex PCR dengan primer yang spesifik.
(F) Daftar rujukan : 47 buah (1983-2018)
(G) Prof. (ris) drh. Darmono, M.Sc. ; Dr. drh. Rahmat Setya Adji, M.Si.
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous