Title HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUP FATMAWATI
Edition
Call Number TF 1279/18
ISBN/ISSN
Author(s) RARAS MELIASARI - Personal Name
Agus Purwanggana - Personal Name
Alfina Rianti - Personal Name
Subject(s) Teknologi Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) RARAS MELIASARI (2013210191)
(B) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUP FATMAWATI
(C) xii + 92 halaman; 18 Tabel; 3 Gambar; 11 Lampiran.
(D) Kata kunci : Diabetes Melitus tipe 2, Tingkat Stres, Pengendalian Glukosa Darah, Tes DASS 42.
Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikkan kadar glukosa darah. Jika adanya hormon kortisol dari stres, dapat menghasilkan produksi glukosa berlebihan . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tentang tingkat stres terhadap pengendalian glukosa darah pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 di RSUP Fatmawati. Penelitian dilakukan selama periode September – November 2017. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stres Scale 42 (DASS 42) yang telah di validasi. Pengolahan data menggunakan program SPSS 2017 dengan uji Spearman dan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil yang didapatkan dari 108 responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan (74,1%), usia dengan rentang 56 – 65 tahun (50,0%), lama DM dengan rentang 5-10 tahun (53,7%), terapi pengobatan oral (61,1%), kormobiditas tersering adalah Hipertensi (75,0%), dengan kadar glukosa darah puasa tidak terkendali (80,5%) dan glukosa darah 2 jam post prandial tidak terkendali (88,8%) serta tingkat stres sedang (49,1%). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa pada glukosa darah puasa (p=0,046) ≤ 0,05 sehingga (Ho) ditolak dan (Ha) diterima atau ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kenaikkan kadar glukosa darah di RSUP Fatmawati. Sedangkan, pada hasil glukosa darah 2 jam PP (p=0,343)≥0,05 tidak ada hubungan dengan tingkat stres. Maka diperlukan adanya penanggulangan stres, yaitu dari pihak tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan melalui program mengenai stres.
(E) Daftar Rujukan : 34 rujukan (2006-2017)
(F) Drs. Agus Purwanggana.,M.Si.,Apt.; Dra. Alfina Rianti.,M.Pharm.,Apt
(G) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous