Title AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK KAPANG ENDOFIT RANTING TANAMAN CEMPAKA (Michelia champaca L.) SECARA INI VITRO
Edition
Call Number FM 1911/18
ISBN/ISSN
Author(s) FRIESKA DELFIRA ULFAH - Personal Name
Shirly Kumala - Personal Name
Subject(s) Mikrobiologi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) FRIESKA DELFIRA ULFAH (2014210098)
(B) AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN METABOLIT SEKUNDER
EKSTRAK KAPANG ENDOFIT RANTING TANAMAN CEMPAKA (Michelia
champaca L.) SECARA INI VITRO
(C) xvi + 99 halaman; 4 tabel ; 7 gambar ; 22 lampiran
(D) Kata Kunci : Ranting tanaman cempaka (Michelia champaca L.), kapang endofit,
antioksidan, 1,1-difenil-2-pikrihidrazil (DPPH), aktivitas antibakteri, metabolit
sekunder.
(E) Mikroba endofit merupakan mikroba yang hidup di dalam jaringan tanaman pada
periode tertentu dan mampu hidup dengan membentuk koloni dalam jaringan
tanaman tanpa membahayakan inangnya. Cempaka (Michelia champaca L.)
diketahui memiliki khasiat sebagai antibakteri dan antioksidan sehingga pada
penelitian ini digunakan cempaka sebagai tanaman asal. Tujuan penelitian ini untuk
mengisolasi kapang endofit dari ranting tanaman cempaka (Michelia champaca L.)
dan diuji aktivitas antibakteri dan antioksidan. Metode isolasi kapang endofit
menggunakan teknik tanam langsung dan diperoleh delapan isolat tunggal. Isolat
kemudian difermentasi dengan metode goyang sehingga diperoleh metabolit
sekunder yang terdapat didalam supernatan dan biomassa. Supernatan dipartisi
dengan menggunakan tiga pelarut yaitu n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Hasil
partisi kemudian dipekatkan dan digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan dan
antibakteri. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dan
diperoleh hasil pada kedelepan fase polar memiliki aktivitas antibakteri. Pengujian
antioksidan dilakukan dengan metode 1,1-difenil-2-pikrihidrazil (DPPH) dan
diperoleh hasil IC50>200μg/mL pada kedelapan isolat hal ini menandakan kedelapan
isolat tidak memiliki aktivitas sebagai antioksidan kecuali pada ekstrak n-butanol
isolat CR.3.1 dinyatakan sebagai antioksidan lemah. Kesimpulan penelitian ini
diperoleh delapan isolat yang memiliki potensi sebagai antibakteri dan tidak memiliki
aktivitas antioksidan.
(F) Daftar rujukan: 27 literatur (1986-2017)
(G) Prof. Dr. Shirly Kumala, M.biomed., Apt.
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous