Title SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT KITOSAN-KORAL (Gonioporasp.) YANG DIIRADIASI DENGAN SINAR GAMMA
Edition
Call Number KF 1765/18
ISBN/ISSN
Author(s) DIAN MEILIANA - Personal Name
Hindra Rahmawati - Personal Name
Basril Abbas - Personal Name
Subject(s) Kimia Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) DIAN MEILIANA (2012210085)
(B) SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT KITOSAN-KORAL (Gonioporasp.) YANG DIIRADIASI DENGAN SINAR GAMMA
(C) xv + 79 halaman; 1 tabel; 12 gambar; 9 lampiran
(D) Kata kunci: kitosan,koral, komposit
(E) Koral merupakan kekayaan laut yang tidak ternilaikarenamerupakan sumber kalsium karbonat. Kalsium karbonat merupakan salah satu bahan biomaterial yang dapat dimanfaatkan untuk substitusi pada kerusakan tulang. Saat ini, substitusi tulang yang berasal dari koral berupa koral apatit (hidroksiapatit yang berasal dari koral). Kelemahan dari biomaterial ini adalah rapuh karena umumnya dibuat menggunakan suhu dan tekanan tinggi. Penelitian ini digunakan polimer alam berupa kitosan untuk mengikat kalsium karbonat yang dikandung oleh koral. Koral dengan konsentrasi 10, 15, dan 20% dicampur dengan larutan kitosan 1,5%, kemudian dicetak dengan cara meneteskan campuran koral-kitosan ke dalam larutan natrium hidroksida 2M, sehingga berbentuk butiran yang disebut granul. Granul dicucidengan air sampai air cucian bersifat netral dan dikeringkan pada suhu 60oC. Granul diiradiasi dengan dosis sterilisasi 15 dan 25 kGy, kemudian dikakterisasi. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi koral, semakin besar ukuran granul, serta pori yang dihasilkan, sementara kehilangan bobot dan kekerasan granul semakin menurun. Interaksi antara kitosan dan koral terlihat pada gabungan pola difraksi XRD yang selaras dengan gugus fungsi pada spektrum FTIR. Spektrum FTIR dari granul yang diiradiasi tidak terlihat perbedaannya dengan kontrol (tanpa iradiasi). Namun, efek iradiasi terlihat pada kehilangan bobot, yaitu semakintinggi dosis iradiasi, semakin besar kehilangan bobotnya. Begitu pula dengan kekerasan dari granul, semakin rendah kekerasannya.
(F) Daftar rujukan: 37 buah (1971-2015)
(G) Dra. Hindra Rahmawati, M.Si., Apt ; Ir. Basril Abbas
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous