Title PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP DOMAIN-DOMAIN PADA KUALITAS HIDUP PASIEN PPOK DI RSUP PERSAHABATAN PERIODE AGUSTUS-OKTOBER 2017
Edition
Call Number TF 1275/18
ISBN/ISSN
Author(s) VAZALIA RATNA SARI - Personal Name
Sesilia Andriani Keban - Personal Name
Erlang Samoedro - Personal Name
Subject(s) Teknologi Farmasi Rumah Sakit
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) VAZALIA RATNA SARI (2013210255)
(B) PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP DOMAIN-DOMAIN PADA KUALITAS HIDUP PASIEN PPOK DI RSUP PERSAHABATAN PERIODE AGUSTUS-OKTOBER 2017
(C) xv + 106 halaman; 7 tabel; 1 gambar; 5 lampiran.
(D) Kata kunci: kebiasaan merokok, berhenti merokok, PPOK, kualitas hidup, SCQoL, domain kualitas hidup
(E) Merokok merupakan faktor utama terjadinya penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebiasaan merokok terhadap domain-domain kualitas hidup pasien PPOK di RSUP Persahabatan Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek yang digunakan sebanyak 82 responden dengan kriteria pasien PPOK di Poliklinik Asma RSUP Persahabatan usia 45 tahun ke atas. Pemilihan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Data diperoleh dengan cara melakukan wawancara menggunakan kuesioner SCQoL (Smoking Cessation Quality of Life) yang telah divalidasi. Kuesioner SCQoL terdiri dari 13 domain yang terbagi menjadi 8 domain umum dan 5 domain khusus terkait berhenti merokok. Sebanyak 93,9% pasien PPOK di RSUP Persahabatan berjenis kelamin laki-laki dengan usia paling banyak 56-65 tahun (42,7%) dan sebesar 61,0% sudah mengidap PPOK selama 1-5 tahun. Sebesar 79,3% pasien PPOK di Poliklinik Asma RSUP Persahabatan adalah mantan perokok dengan 50,0% pasien memiliki nilai Indeks Brinkman berat, namun sebanyak 36,6% pasien telah berhenti merokok selama 1-10 tahun. Sebanyak 85,4% pasien PPOK memiliki kualitas hidup yang baik secara keseluruhan. Namun pada domain fungsi sosial, persentase antara pasien yang berkualitas hidup baik dan buruk adalah sama, yaitu masing-masing sebesar 50,0%. Dari hasil uji korelasi Spearman didapatkan nilai signifikansi 0,020 dan koefisien korelasi sebesar 0,3162 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara statistik terdapat korelasi lemah antara kebiasaan merokok dengan kualitas hidup pasien PPOK secara keseluruhan, namun berdasarkan uji Pearson tidak ada korelasi antara kebiasaan merokok dengan masing-masing domain pada kualitas hidup pasien PPOK.
(F) Daftar Pustaka: 61 buah (1995-2017)
(G) Sesilia Andriani Keban, S.Farm.,M.Si.,Apt ; dr. Erlang Samoedro, Sp.P
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous