Title ANALISIS TREND HARGA OBAT SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN E-CATALOGUE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA CILEGON
Edition
Call Number TS 0317/18
ISBN/ISSN
Author(s) Dewi Arfianti - Personal Name
Yusi Anggriani - Personal Name
Prih Sarnianto - Personal Name
Subject(s) Bisnis Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Magister Ilmu Kefarmasian-Universitas Pancasila
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ANALISIS TREND HARGA OBAT SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN E-CATALOGUE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA CILEGON
ABSTRAK
Pada tahun 2013 Kementerian Kesehatan meluncurkan sistem pengadaan obat terbaru yaitu e-Catalogue. Pengadaan obat melalui e-Catalogue menggunakan metode pembelian secara elektronik (e-Purchasing) yang ditetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) selaku lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Perubahan ini ditujukan untuk memudahkan pengadaan obat di rumah sakit serta menjamin ketersediaan obat dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas distribusi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan besaran dampak penerapan e-Catalogue terhadap perubahan harga obat yang terdaftar dan tidak terdaftar di e-Catalogue di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cilegon. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode longitudinal time series, pengumpulan data dilakukan secara restrospektif periode tahun 2011 – 2015 dari data pengadaan, faktur pembelian daftar obat dan harga e-Catalogue dari Instalasi Farmasi Rumah sakit yang kemudian dikelompokkan berdasarkan obat sejenis yang ada di Rumah Sakit. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan harga obat e-Catalogue (generik, nama dagang, paten) maupun obat non e-Catalogue (generik dan nama dagang). Penurunan harga obat e-Catalogue yang paling besar terdapat pada kelas terapi drugs use in diabetes, systemic antibacterials, anti asthma and COPD dan psycholeptics, sedangkan pada obat non e-Catalogue penurunannya paling besar terdapat pada kelas terapi systemic antibacterials, renin angiotensin, drugs use in diabetes, psycholeptics. Besaran penurunan harga obat sebesar 0,03%-82,10%. Besaran penurunan harga e-Catalogue paling tinggi pada jenis obat generik INN (80,55%), sedangkan besaran penurunan harga non e-Catalogue paling tinggi pada jenis obat nama dagang (82,10%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan trend harga obat sesudah pelaksanaan program e-Catalogue baik yang terdaftar atau yang tidak terdaftar dalam system e-Catalogue.
Kata Kunci: e-Catalogue, Tren Harga Obat, RSUD Kota Cilegon
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous