Title EFEK ANTI-INFLAMASI DAN ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.).
Edition
Call Number FM 1943/19
ISBN/ISSN
Author(s) FAHRI MUHAMMAD - Personal Name
Ni Made Dwi Sandhiutami - Personal Name
Subject(s) Farmakologi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2018
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) FAHRI MUHAMMAD (2012210105)
(B) EFEK ANTI-INFLAMASI DAN ANALGESIK EKSTRAK ETANOL
DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.).
(C) xii + 81 halaman: 13 tabel; 8 gambar; 18 lampiran
(D) Kata kunci : Anti-inflamasi, analgesik, daun tembelekan
(E) Daun tembelekan (Lantana camara L.) merupakan salah satu tanaman yang
memiliki aktivitas sebagai anti-inflamasi dan analgesik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa yang terkadung dalam ekstrak
etanol daun tembelekan (Lantana camara L.) dan mengetahui nilai LD50, efek
anti-inflamasi terhadap udema tapak kaki tikus, serta efek analgesik terhadap
geliat mencit dari ekstrak etanol daun tembelekan (Lantana camara L.).
Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi senyawa pada ekstrak etanol
daun tembelekan adalah metode Phytochemical Screening Farnsworth,
sedangan untuk menentukan nilai LD50 digunakan metode Weil CS, untuk
pengujian efek anti-inflamasi digunakan metode Winter dan pengujian
analgesik digunakan metode Sigmund. Berdasarkan hasil identifikasi
senyawa yang terkandung dalam ekstrak etanol daun tembelekan
mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, kuinon dan steroid.
Berdasarkan hasil uji LD50 didapatkan hasil bahwa ekstrak etanol daun
tembelekan bersifat praktis tidak toksik. Berdasarkan pengujian antiinflamasi
dan analgesik yang telah dilakukan didapatkan hasil, ekstrak etanol
daun tembelekan dengan dosis 320, 640, dan 1280 mg/200 gram BB tikus
mempunyai efek anti-inflamasi dan ekstrak etanol daun tembelekan dengan
dosis 32, 64, dan 128 mg/20 gram BB mencit mempunyai efek sebagai
analgesik. Dari hasil uji statistik ekstrak etanol daun tembelekan dengan
ketiga dosis tersebut didapatkan bahwa ekstrak ini memiliki aktivitas antiinflamasi
dan analgesik yang lebih rendah dibandingkan dengan natrium
diklofenak. Dari hasil pengujian juga didapatkan bahwa peningkatan dosis
tidak memberikan peningkatan efektivitas anti-inflamasi dan analgesik.
(F) Daftar Rujukan : 21 (1952-2015)
(G) Ni Made Dwi Sandhiutami, S.Si, M.Kes, Apt.
(H) 2018
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous