Title FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL ANTIACNE NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Edition
Call Number TF 1298/19
ISBN/ISSN
Author(s) ANASTASYA - Personal Name
Deni Rahmat - Personal Name
Subject(s) Teknologi Farmasi
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FFUP
Publishing Year 2019
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
(A) ANASTASYA (2015210016)
(B) FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL ANTIACNE NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
(C) xv + 85 halaman ; 27 tabel ; 7 gambar; 15 lampiran
(D) Kata kunci : nanopartikel, gel, antiacne, temulawak, Propionibacterium acnes
(E) Temulawak merupakan salah satu tanaman khas Indonesia yang memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah antimikroba. Kandungan kurkuminoid dan xanthorrhizol yang terdapat di dalamnya adalah senyawa yang berkhasiat memiliki efek antimikroba. Jerawat merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh mikroba, salah satunya adalah Propionibacterium acnes. Temulawak diekstraksi lalu dibuat menjadi nanopartikel ekstrak temulawak kemudian diformulasikan menjadi sediaan gel ekstrak temulawak dan gel nanopartikel ekstrak temulawak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan perbedaan aktivitas antiacne dari ekstrak temulawak dengan nanopartikel ekstrak temulawak bila dibuat dalam sediaan gel. Masing-masing ekstrak temulawak dan nanopartikel ekstrak temulawak dibuat satu formula menjadi gel antiacne dengan konsentrasi 0,5% (konsentrasi hambat minimum) dan blangko tanpa menggunakan ekstrak temulawak sebagai pembanding. Nanopartikel yang dibuat dikarakterisasi dan sediaan gel dievaluasi secara fisik meliputi; organoleptik, homogenitas, viskositas, sifat alir, kemampuan menyebar; serta dilakukan evaluasi kimia yaitu pemeriksaan pH dan pemeriksaan aktivitas antiacne, selanjutnya dilakukan uji evaluasi lanjutan selama satu bulan pada suhu kamar. Hasil karakterisasi nanopartikel menunjukkan ukuran partikel 93,9 nm, PdI 0,564, zeta potensial -0,55mV. Evaluasi gel menunjukkan baik gel ekstrak temulawak maupun gel nanopartikel ekstrak temulawak tidak mengalami perubahan warna dan tetap homogen. Viskositas gel ekstrak temulawak berkisar 1540–1600Ps. Viskositas gel nanopartikel ekstrak temulawak berkisar pada 487,63–501,01Ps. Kemampuan menyebar gel ekstrak temulawak berkisar 51,75-53,35 mm, sedangkan pada formula gel nanopartikel ekstrak temulawak berkisar 65,125-72,75 mm. pH formula gel ekstrak temulawak berkisar 5,98–6,02, sedangkan pada formula gel nanopartikel ekstrak berkisar 5,88–5,93. Daya hambat gel ekstrak temulawak berkisar 10,0 mm–10,3 mm, sedangkan gel nanopartikel ekstrak temulawak berkisar 13,0 mm–13,4 mm. Berdasarkan hasil uji t, aktivitas gel nanopartikel ekstrak temulawak dan gel ekstrak temulawak yang tidak dibuat nanopartikel berbeda bermakna.
(F) Daftar rujukan : 34 buah (1991-2017)
(G) Dr. rer. nat. Deni Rahmat, M.Si., Apt.
(H) 2019
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous